lukisan CINTA

Berbicara tentang cinta adalah satu di antara beberapa hal-hal yang sangat ku senangi. Setiap orang punya pengertian sendiri-sendiri tentang cinta. Banyak yang bilang kalau cinta itu peduli, memberi, setia, dllsb (dan lain-lain saya bingung). En fait, cinta bisa berarti apa saja, meski aku hanya melihat satu cinta.

Katakan saja Putih. Putih ada pada melati, cempaka, susu, awan, kertas atau tulang. Tapi tentu semua itu bukan Putih, semua itu hanya benda-benda yang berwarna putih, yang dapat saja berubah warna. Kita tak mungkin berkata kepada seorang buta bahwa putih itu adalah melati, karena bukan itu esensi putih. Putih takkan hilang dengan hilangnya semua itu, dan tetap ada meski semua itu tak ada. Semua itu hanya kanvas-kanvas yang terlukis dengan putih.

Begitu juga Cinta. Masihkah Peduli itu Cinta jika seseorang dibayar untuk melakukannya? Memberi, masihkah itu Cinta jika seseorang hanya memberi karena dia tahu dia akan mendapatkan sesuatu lewat pemberian itu? Apakah Bertahan itu Cinta, jika itu dilakukan untuk pride, atau pandang mata orang? Tidak, itu semua bagaikan memaknai Putih dengan Melati dan Awan.

Katakanlah, Cinta bagaikan Putih, dan Hati adalah sebuah Kuas. Jika hatimu buta, kamu takkan pernah mengerti apa itu Cinta.

sedikit tentang aku,
ada banyak Putih
dan ada sebuah Kuas Besar
namun tak ada banyak Kanvas untuk dilukisi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s